Senin, 20 Februari 2012

Sepatu- sepatu luar biasa part 4

Sepatu berkamera


Sepatu sport dari Omejo ini memiliki kamera pada ujung sepatu, sehingga kita bisa mengintai target kita tanpa ketahuan.  Meskipun sepatu ini dakatakan dibuat untuk melakukan tindakan spionase, serta diberi peringatan pada para wanita untuk berhati- hati bilamana sepatu ini digunakan untuk mengintip, namun saya yakin pasar terbesar tetap orang yang ingin mengintip.

Sepatu basket teringan

Adidas mengeluarkan sebuah sepatu basket yang diklaim teringan di dunia dengan nama F50 Adizero. Sepatu dengan berat 9,8 ons ini akan mudah dikenali di permainan NBA karena dilengkapi lampu LED sebagai lambang dari “light” yang berati cahaya serta ringan.

Sepatu penyedot debu

Sebuah konsep unik dari Adika Titut Triyugo, sepatu yang dinamai FOKI ini digabungkan dengan vacuum cleaner mini, pengguna tinggal mengarahkan ujung penyedot ke bagian lantai yang ingin dibersihkan.

Sepatu 2 in 1

Adidas mengeluarkan sebuah sepatu kreatif yang dinamai Hide and Seek, sebuah seri khusus dari seri Stan Smith 80’s TF. Sepatu ini memiliki sebuah pelapis di sisi luar yang mudah dilepas pasang yang memiliki warna berbeda dari sisi dalamnya, sehingga kita bisa memiliki dua warna sepatu sekaligus dari sebuah sepatu.

Sepatu transformer

Melissa Shoes Customizable Fontessa Boot
Melissa Shoes Customizable Fontessa Boot 2
Melissa Shoes Customizable Fontessa Boot 3
Sepatu buatan Melissa ini dapat kita ubah menurut keinginan kita. Sepatu ini dibuat dari anyaman bentukan seperti kancing yang bisa kita kurangi atau ditambah sesuai dengan selera.

Sepatu berpisau

Rosa Klebb's flick-knife shoes (1963 Danjaq, LLC and United Artists Corporation. All rights reserved.)
Sepatu khayalan para spionase. Sepatu berpisau ini tidak pernah ada  dipasaran. Sepatu berujung pisau yang dapat ditekuk kembali ini dibuat untuk film  James Bond, From Russia With Love . Tapi bila Anda tertarik dengan sepatu sejenis, di eBay dijual replika sepatu berpisau dari tokoh Abigail Whistler dalam film Blade Trinity.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar